Manusia itu memang unik yah. :)

Misalnya orang lain di tv terlihat kena suatu masalah seperti tayangan penderitaan perang di suatu negara, tapi karena kita sendiri gak kenal dengan mereka ya kita cuek aja. Bila peduli-pun nggak akan bener bener peduli sepenuh hati (atau kadang ada yang cuman sok peduli). Tapi ketika dirinya sendiri yang kena masalah, atau orang tercinta/terdekat/keluarga yang kena masalah, manusia tersebut baru bersimpati dan peduli sepenuh hati.

Padahal kenal atau nggak, kita semua adalah manusia, kita semua “saudara”, kita semua anak Adam-Hawa.

Nggak cuman soal kepedulian dengan penderitaan orang lain sih sebenarnya. Kalo diliat-liat, manusia emang semakin aneh aja. Misalnya tuh orang-orang yang korupsi. Iya betul, banyak dari mereka korupsi untuk membahagiakan dan mensejahterakan keluarga. Mau gimana lagi, di Endonesia itu pendapatan kecil, tuntuan kebutuhan dasar yang super mahal (misalnya pendidikan). Mereka nggak merasakan dampak negatif dari korupsi.  Dan konyolnya,  banyak koruptor itu nggak sadar kalo mereka korupsi. Banyak juga yang malahan bangga dan terang-terangan dalam melakukan praktek korupsinya. Padahal akibat dari korupsi itu bener-bener merusak. Kebanyakan korupsi efeknya emang gak secara langsung sih tapi begitu mulai ber-efek wow, ancur semua. Coba lihat deh orang lain seperti rakyat jelata. Mereka gak ngapa-ngapain tapi kena imbas negatif dari korupsi.

corruption

Korupsi ini ada dalam berbagai bentuk, nggak terbatas hanya soal uang. Jiwa, paham, pendirian yang korup juga ada banyak ditemukan di manusia.

Mungkin karena banyak yang pahamnya dalam kerja itu “Kerja Untuk menghasilkan UANG” jadinya orientasinya cuman duit duit duit dan duit. Gak tahu deh ntar kelingkingnya gimana. …. . (gak usah dipikir apa maksud kelingking). Coba kalo paham kerjanya itu “Kerja untuk berkarya, uang hanyalah hasil dari karya”. Orang jadi bener-bener bekerja, nggak curang, nggak korup, pokoknya kerja demi hasil yang baik.

Maaf blog hari ini penuh dengan curhat tapi sama sekali nggak menyebut secara explisit. Mau gimana lagi, kalo nyebut secara explisit nanti gw bisa bisa dipenjara kena tuduhan mencemarkan nama baik BLA BLA BLA BLA BLA BLA. Hukum yang kudunya buat melindungi manusia baik malahan jadinya melindungi manusia busuk dan mempersulit perjuangan manusia baik.
Lho aneh kan, malahan jadi ngomongin hukum.

wis cukup, STOP!
gw cuman manusia biasa
gw bukan ahli psikologi
gw bukana ahli hukum

Note:
Gak semua manusia seperti yang gw tuliskan disini. Anggap ini cuman cerita fiktif belaka. Take it with a grain of salt!

Gambar dari : yahyasheikho786
FLash animasi dari : objection.mrdictionary.net